Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) mengambil langkah strategis dengan merekrut pelatih internasional dari Spanyol dan Jerman. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat Tim Nasional Padel Indonesia menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Ketua Umum PBPI Galih Kartasasmita mengungkapkan bahwa proses kontrak dengan para pelatih asing telah memasuki tahap finalisasi. Ia menargetkan penandatanganan kontrak dilakukan pada Februari 2026, dengan pengumuman resmi nama-nama pelatih akan dilakukan pada awal Maret. Para pelatih bahkan telah datang ke Indonesia untuk memantau langsung potensi atlet padel Tanah Air.
Pemilihan pelatih dari Spanyol dan Jerman bukan tanpa alasan. Kurikulum kepelatihan kedua negara tersebut sangat mirip dengan kurikulum FIP Spanyol. Galih menekankan bahwa fondasi teknik yang benar sesuai standar internasional menjadi kebutuhan mendesak bagi para atlet padel Indonesia.
Meskipun memiliki talenta seperti Beatrice Gumulya, Novela Rezha, serta si kembar Ana Fitriana Sabrina dan Ani Fitriani Sabatini yang permainannya sudah luar biasa, Galih mengakui bahwa teknik dasar padel mereka masih perlu disempurnakan. Persiapan ini sangat penting mengingat Timnas Padel Indonesia akan tampil di Asian Games yang dijadwalkan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober 2026.



.jpeg&w=3840&q=75)